Tampilkan postingan dengan label holiday .. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label holiday .. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Batam Island

hei bloggy :)

ada cerita yang baru sempat ak ceritain sekarang. ak dapat reward dari kampus buat kunjungan industri ke Batam sama beberapa teman yang lain dan dosen-dosen juga.

5 Desember 2011 :
berangkat jam setengah lima-an sore gitu dan maghrib mendarat di Bandara Hang Nadim Batam. Langsung solat di Mesjid Raya Batam Center. Abis itu makan sebentar dan langsung ke Nagoya Hill buat cuci mata. Baru juga nyampe di Batam, udah langsung dibawa kesini -.-" tapi kenapa ini department store isinya SLR semua yaa @_@ Sumpah bikin ngiler! Harga-harga barang disana pun ampun-ampunan. Tas yang di Giant bisa di dapat dengan selembar 50 ribuan, disana bisa jadi 350 ribu. Ada juga beberapa toko yang judulnya "Pusat Souvenir Khas Batam", tapi kok isinya bir semua? Jadi ini oleh-oleh khas Batam? ckckck. harganya mahal-mahal pula @_@ Sekitaran jam 9 malam, barulah minibus yang ak naiki berjalan menuju hotel.

Nagoya Hill

Grosir Bir *haha -.-"


6 Desember 2011 :
Jam 10 pagi, dimulailah acara kunjungan industri ke beberapa perusahaan. Perusahaan pertama adalah PT. Unisem yang memproduksi IC alias integrated circuit. Masuk ke perusahaan : "Waaah, gini dalemnya." Keren keren! Semuanya putih kayak di tivi-tivi. Mesinnya besar-besar, dan karyawannya banyakan perempuan. Sayangnya di dalam perusahaan ini gg boleh foto-foto :(


PT. Unisem

Azan zuhur udah berkumandang. Sebelum ke perusahaan satunya lagi, ada baiknya kalau kita bertemu Allah dulu agar diberikan kelancaran dalam perjalanan. Amin. Lho lho, malah doa -.-" Solatnya di Mesjid Raya Batam Center lagi.



Mesjid Raya Batam Center

Setelah solat dan makan, kami sempatin nyari oleh-oleh dulu. Tapi ternyata kami bukan dibawa ke pusat peroleh-olehan, tapi ke toko souvenir berisi tas, parfum, jam tangan, yang harganya bikin mabuk. Ibuk dan bapak doseeen, kami ini mahasiswa lho. Belum lagi ada yang anak kost. Kenapa kami dibawa ke tempat kayak giniii??!! Alhasil, beberapa lembar kaos bertuliskan Batam dan beberapa set gantungan kuncilah yang bisa kami bawa pulang. Menyedihkan.

Setelah ngiler-ngileran liat harga baranng di Batam, perjalanan dilanjutkan lagi. Tujuannya adalah PT. Tectron Manufacturing, yang memproduksi education toys. Mainannya keren-keren lho, benar-benar beredukasi, sayangnya cuma untuk diekspor keluar negeri. Gg bikin stok buat di Indonesia. Jadinya semua mainan dibuat dalam bahasa Inggris, Cina, Jepang, dll. Kasiannya Indonesia. Makanya susah dapat sumber daya alam yang berkualitas, termasuk saya haha.


Tugas utama di Pulau Batam selesaaaaaaiiii!! Mission complete! Saatnya jalan-jalan. Kali ini dosen-dosen ngajak ke pantai yang katanya bisa ngeliat Singapore dari pantai itu. Sekitar sore hari, sampailah kami di pantai itu. Sebenarnya pantainya gg terlalu bagus, tapi karena emang beneran bisa ngeliat Singapore dari sini, jadilah pantai itu seperti memiliki keindahan tersendiri. Aaah, rasanya Singapore itu udah dekat banget. Rasanya pengen berenang aja kesana. Pesona gedung-gedung tingginya yang hanya bisa dilihat dalam wujud samar-samar, udah cukup menghipnotis kami semua. Aaahh, Singapore, tunggu ak yaa! Kapan-kapan kalo ada uang dan udah bikin paspor, ak kesana hahaha. Amin.


Ini dia pantainya..

Setelah puas d pinggir pantainya, kami singgah sebentar ke pulau tak berpenghuni yang gg jauh dari situ, naik sampan. Subhanallah, semakin dekat saja dengan Singapore.



Kalau udah main di pantai, memang waktu gg pernah terasa. Ternyata udah manghrib aja. Solat dan gg lupa makan di rumah makan yang ada di pinggir pantai. Dan selesailah petualangan sore ini di pantai ini. Daaaah Singaporeeee :* (udah berasa ke Singapore aja ahaha).

7 Desember 2011 :
Jembatan Barelang menunggu! Katanya ini iconnya kota Batam. Jembatannya cantik, pemandangannya juga cantik. Setelah puas foto-foto di jembatan, destinasi terakhir adalah toko oleh-oleh (lagi). Tapi ini yang dijual makanan, bukan barang-barang gitu. Toko ini ngejual cake pisang yang katanya terkenal di Batam. Rasanya yaah 8 lah. Toko ini juga jual bingke yang kalo di Riau namanya berubah jadi bolu kemojo haha.




Jembatan Barelang

Akhirnya, petualang di Batam harus berhenti sampai disini. Rutinitas sudah menunggu di Pekanbaru. Daaah Batam. Makasi buat hari-hari yang gg mungkin terlupakan. Kapan bisa kesini lagii? Soon :)

Kamis, 16 September 2010

susulan :)

hei hei, ini sedikit gambar yg saya ambil di sumbar . maaf foto-fotonya baru bisa menyusul sekarang hehe :)
sungai belakang rumah warga entah di daerah mana (ketika adik saya muntah)

Koto Tuo, Payakumbuh

abang dan adik-adik saya di rumah ibuk, Aur Kuning, Bukittinggi

Danau Singkarak, Solok

Rumah Makan Terapung, Danau Singkarak, Solok

padatnya kawasan Jam Gadang, Bukittinggi

Surau Baitul Jalil, Tangga 44, Bukittinggi

Senin, 13 September 2010

refreshing sejenak

13.09.10

11 September 2010 :
saya baru pulang dari Sumatera Barat . jadi saya sedikit ingin bercerita . akhirnya keinginan saya yg menggebu-gebu untuk beranjak dari kota yg panas ini tercapai juga . Sabtu pagi, papa mendadak mengajak merileks-kan pikiran di Sumatera Barat . Langsung packing dan jam 11 siang berangkat beriringan dengan keluarga abang sepupu saya . sholat zuhur di jalan dan makan siang di RM Kelok Indah . Ayam batokok dan dendeng batokoknya enak lho . saya sampai makan dua potong .

Di daerah Sumatera Barat entah dekat mananya, tiba-tiba adik laki-laki saya muntah . haduuuh, merepotkan saja . mobil saya langsung menepi . melihat adik saya yg bersimbah muntah, seorang warga daerah sana mengatakan bahwa tidak jauh di belakang rumah warga ada sebuah sungai kecil . mendengar ada sungai, telinga saya langsung tegak, beranjak mengambil kamera, lalu ikut papa dan adik ke sungai itu . ternyata sungainya bagus dan ada beberapa anak perempuan yg sedang asik mandi . saya ada fotonya, tapi belum saya pindahkan ke laptop . sorenya, saya sampai di Payakumbuh . Abang saya mengajak untuk singgah sebentar di rumah calon istrinya yg terletak di Payakumbuh juga . pemandangan menuju rumah calon kakak saya : pohon coklat . sayang, coklatnya belum masak, masih hijau . sekitar jam 5 saya sampai di tempat yg telah ditentukan . icip-icip kue lebaran, lalu makan sore dengan rendang . jam setengah 8, saya dan keluarga pun beranjak dari rumah kakak ini . perjalanan dilanjutkan ke rumah tante saya, yg ada di Bukittinggi . Kami akan menginap di sana . Sebenarnya jarak Payakumbuh-Bukittinggi hanya memakan waktu satu jam . Tapi karena macet parah yg tidak terhindarkan, saya harus sampai di rumah tante jam 12 malam . yah, perjalan yg seharusnya satu jam, dibayar dengan 4,5 jam . parah !! ditambah lagi perbuatan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yg malah memperparah kemacetan . setibanya di rumah tante, lagi-lagi saya dan keluarga disuruh makan dulu . dan menunya masih sama, rendang . jam setengah 2 malam, tidur .

12 September 2010 :
sejujurnya saya tidak sanggup mandi pagi dengan keadaan air yg berbanding terbalik dengan air di Pekanbaru . Sangat-sangat dingin, badan seperti beku jika terkena air . jangankan airnya, lantai kamarnya saja dingin sekali . memang, rumah tente saya cukup dekat dengan gunung . setelah sarapan, saya dan keluarga langsung berangkat ke Solok . Saya ingin ke Danau Atas Danau Bawah . abang saya akan ke daerah Danau Singkarak mengunjungi keluarganya yg lain . karena satu arah, keluarga saya memutuskan untuk ikut saja ke rumah keluarganya itu . Di daerah Danau Singkarak, kami berhenti sebentar untuk sekedar menikmati indahnya danau .

Setelah disadari, ternyata ada kesalahpahaman . Rumah keluarga abang saya itu masih sangaaaaaaaaat jauh, di perbatasan Riau-Sumbar . kalau begitu untuk apa saya ikut mereka ke Riau lagi . saya saja belum ke Jam Gadang . tujuan saya ke Sumatera Barat adalah untuk shopping di Pasar Atas Bukittinggi . jadi kami pun memisah dan terus melanjutkan perjalanan ke Danau Atas Danau Bawah yg masih jauh . di pertengahan jalan, dari arah yg berlawanan, terjadi kemacetan yg lumayan parah . setelah berpikir lama, akhirnya kami memutar balik mengingat waktu kami sempit . Besok subuh saya harus kembali ke Pekanbaru karena jam 12 siang papa ada janji dengan bosnya . jam 1 siang, kami berhenti di salah satu rumah makan terapung di pinggir Danau Singkarak . Danau Singkarak ini sangaaaaaaaaaaaaat besar . di sekeliling danau tersaji barbagai rumah makan . tinggal pilih .

setelah makan, kami jalan lagi beberapa kilo yg terasa sangat lama karena macet . melihat banyaknya pedagang ikan bilis di pinggir danau, papa jadi ingin membeli . akhirnya saya, mama, dan adik laki-laki saya turun dari mobil dan jalan kaki menuju pasar yg sepertinya menjual ikan yg lebih baru . pasarnya lumayan jauh . papa kami tinggalkan di mobil bersama adik perempuan saya . biarlah mereka bertarung dengan kemacetan haha . tidak terlalu buruk berjalan kaki di Sumatera Barat ini karena udara dan cuaca yg bersahabat . setelah beberapa menit menunggu, akhirnya papa datang . saya, mama, dan adik langsung mengambil kesempatan untuk naik ke mobil di tengah kemacetan . setelah pasar terlewatkan, barulah jalan kembali lancar . jarak Solok-Bukittinggi lumayan jauh . sekitar jam 3 siangsore, kami memasuki Bukittinggi tapi lagi-lagi macet . sampailah kami di pusat kota jam setengah 5 sore . malihat keadaan yg masih macet, saya, mama, dan kedua adik saya memutuskan untuk berjalan kaki lagi menuju kawasan Jam Gadang yg hanya beberapa puluh kilometer lagi dari tempat kami terjebak macet . dan papa langsung menuju hotel yg telah dibooking sebelumnya dan nanti menyusul ke Jam Gadang . keadaan di kawasan Jam Gadang tidak kalah sesaknya dengan keadaan di jalan . Rasanya kawasan itu sudah overcapacity . bahkan saya tidak bisa berfoto sebentar di sana saking sesaknya . tapi walaupun begitu, hasrat belanja di Pasar Atas harus segera ditunaikan walaupun sesak-sesak begini . Pasar Atas bersebelahan dengan Jam Gadang . pasar ini serasa surga bagi para pecinta pernak-pernik . di sini juga surganya souvenir . jam 6 sore, kami langsung menuju masjid terdekat untuk sholat maghrib . kali ini masjid yg terpilih adalah Masjid Baitul Jalil di tangga 40 . cukup jalan kaki kira-kira 5-10 menit saja dari Jam Gadang . Benar-benar puas sholat di mesjid ini . Walaupun kecil, tapi fasilitasnya lengkap . Toiletnya mewah dan bersih . Bentuk mesjid juga sangat cantik dengan kubah menyerupai bunga lili . Setelah sholat, kami langsung cari makan lalu jalan kaki ke penginapan yg cukup dekat dengan kawasan Jam Gadang . Walaupun belum jam tidur, kami memilih untuk cepat beristirahat mengingat besok harus berangkat subuh-subuh .

13 September 2010 :
sekitar jam setengah 6 pagi, kami keluar dari penginapan dan melaju menuju Pekanbaru . jalanan masih lengang . jadi kami tidak perlu lagi berhadapan dengan kemacetan . jam 7 pagi, kami berhenti di RM Terang Bulan di daerah Lubuk Bangku untuk sarapan pagi . Ini rumah makan favorit saya kalau pulang kampung . rasanya tidak afdhol pulang kampung tanpa makan di sini . setelah makan, perjalanan dilanjutkan lagi . dengan kecepatan tinggi, kami dibawa papa "terbang" menggunakan mobil dan sampai di Pekanbaru jam 11 siang . hanya 5,5 jam . sangat berbanding terbalik dengan keberangkatan yg memakan waktu lebih dari setengah hari .